Polres Kendal Bekuk Kawanan Pembobol Rumah Mewah Lintas Provinsi | Tribrata News Kendal

Polres Kendal Bekuk Kawanan Pembobol Rumah Mewah Lintas Provinsi

curKawanan spesialis pembobol rumah mewah yang beraksi lintas provinsi dan lintas pulau berhasil diringkus jajaran Satuan Reserse Kriminal Polres Kendal. Empat tersangka yang ditangkap melakukan pencuriannya menggunakan modus mencongkel jendela rumah. Dari pengembangan Kepolisian, kawanan ini sudah melancarkan aksinya di Jawa tengah seperti Kendal dan Semarang, disinyalir juga sudah melakukan aksinya di wilayah provinsi lain.

Dari  empat tersangka pembobol rumah mewah ini tiga diantaranya berasal dari luar Jawa, sedangkan satu tersangka adalah warga Purwokerto yang berperan mencari sasaran rumah mewah di wilayah Jawa Tengah. Hingga kini, satu pelaku yang merupakan otak dari kawanan spesialis pembobol rumah mewah ini masih buron. Mereka yang sudah ditangkap antara lain AB dan RK warga Dompu Nusa Tenggara Barat (NTB), Ms warga Kota Baru Jambi, dan DS warga Purwokerto Jawa Tengah.

tersangka DS mengaku sudah tiga kali melakukan aksi pencurian yakni di Perumahan Griya Permata Asri Kendal, Perumahan Pakuwon Kaliwungu dan perumahan mewah di kawasan Gunungpati Kota Semarang. Aksi pembobolan mereka itu selalu dilakukan pada malam hari dan dalam setiap aksinya setiap orang dari kawanan itu mempunyai peran masing-masing.

“Saya berperan cari saaran rumah mewah dan menjadi petunjuknya. Sedang Ms mengawasi sekitar lokasi. Adapun AB dan RK bertugas mencongkel jendela. Untuk tugas AD yang hingga kini masih buron masuk ke dalam rumah dan mengeksekusi barang-barang  berharga,”  katanya.

Kepala Kepolisian Resor Kendal Ajun Komisaris Besar Polisi Widi Atmoko, SIK melalui Kasat Reskrim Inspektur Polisi Satu Fiernando Andriyansyah mengatakan kawanan ini ditangkap karena melakukan pencurian dengan pemberatan di empat tempat kejadian di Kendal dan Kota Semarang. Dalam beraksi , kawanan ini menggasak laptop, hp dan uang Rp tujuh juta rupiah. Untuk menghilanghkan jejak, hasil kejahatannya dijual di daerah Purwokerto.
“Mereka bakal di jerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara,” tegas Kasat Reskrim.

[ Bagus Prakoso – Humas Polres Kendal ]

Leave a Response

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*