Pria 60 Tahun Diringkus Polres Kendal Karena Cabuli Siswi SD di Kandang Ayam | Tribrata News Kendal

Pria 60 Tahun Diringkus Polres Kendal Karena Cabuli Siswi SD di Kandang Ayam

cabul1Peristiwa pencabulan anak dibawah umur kembali terjadi di wilayah hukum Kepolisian Resor Kendal. Kali ini korbanya adalah seorang siswi kelas IV sekolah dasar (SD) negeri yang ada di Kendal, yakni bernama OW (10) warga Dusun Berung, Desa Tanjungsari, Rt 1, Rw 03, Kecamatan Rowosari. Korban sebelumnya diperdaya dengan bujuk rayu dengan iming-iming uang. Oleh pelakunya korban dicabuli di kandang ayam.

Tindakan biadab itu dilakukan pria berusia 60 tahun bernama NHD, warga Desa Sambungsari, Kecamatan  Weleri, Kendal. Saat gelar perkara di Polres Kendal, Selasa (3/11), tersangka pencabulanitu mengakui perbuatannya tersebut. Ia kemudian menceritakan, kejadian itu bermula saat korban berjalan akan menuju ke rumah temanya dan dipanggil tersangka dengan menggunakan dialog memakai Bahasa Jawa “nok, rene tak kai duit”. Kemudian korban menghampiri tersangka. Masih dengan menggunakan dialog Bahasa Jawa, “nok, ayo tak jek”, tersangka berusaha mengajak korban ke kandang ayam.

Saat di kandang ayam tersangka melepas baju korban untuk dijadikan alas tidur. Kemudian korban diminta untuk tiduran. Dalam posisi tiduran korban diminta memegang alat kemaluan tersangka hingga keluar cairannya. Usai itu, celana dalam korban diturunkan dan kemaluanya diciuminya.

Tersangka mengungkapkan usai puas menciumi kemaluan korban, tersangka membuka resleting celananya dan mensetubuhi korban hingga kemaluannya mengeluarkan darah. Pada saat korban merasakan rasa sakit pada kemaluannya, tersangka mengeluarkan cairan spermanya ke dalam kemaluan korban. Setelah itu, tersangka meremas dada dan kemudian kembali menciumi kemaluan korban.

Tersangka juga mengatakan saat kemaluan korban keluar darahnya sedikit. Korban ditanya, “nok, enak po rak”. Namun korban hanya diam. Usai merapikan resleting dan korban menaikan celananya. Sambil bilang ke korban, “wes rono nok, mantuk, ojo kondo sopo-sopo”. Sebelum pulang, korban saya kasih uang Rp 2.000 rupiah,” ungkapnya.

Kapolres Kendal Ajun Komisaris Besar Polisi Widi Atmoko, SIK melalui Kasat Reskrim Inspektur Polisi Satu Fiernando Ardiansyah mengatakan, dalam kasus pencabulan ini tersangka melakukan tindak pidana dengan kekerasan atau ancaman kekerasan, melakukan tipu muslihat , serangkaian kebohongan, memaksa atau membujuk anak di bawah umur untuk melakukan persetubuhan atau pencabulan.

“Tersangka  bakal dijerat dengan pasal 81 jo 76 D dan atau pasal 82 jo 76 E UU RI No. 35 tahun 2014 tentang Perubahan Undang-Undang RI No.23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman 15 tahun penjara,” jelasnya.

[ Bagus Prakoso – Humas Polres Kendal ]

Leave a Response

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*